TUGAS 1 ( PENDIDIKAN TINGGI DAPAT MENINGKATKAN SEGALA ASPEK ILMU PENGETAHUAN )

 

Dengan adanya sebuah Pendidikan Perguruan tinggi, diharapkan nantinya dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mampu menguasai seperangkat ilmu pengetahuan. Diantara hasil ilmu pengetahuan yang telah didapatkan dari Perguruan Tinggi. yaitu meliputi :

1. Kemampuan Akademis
Maksud arti dari kemampuan akademis disinilah bahwa setiap para calon sarjana mampu beradaptasi dengan lingkungan perusahaan tempat ia kerja dimanapun dan kapanpun. yang Selalu siap dihadapkan dengan orang-orang yang selalu berpola fikir logis, kritis dan juga sistematis. Sehingga ia mampu berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan, maupun tulisan, menguasai peralatan analisis, mampu mengidentifikasi, serta mampu merumuskan segala masalah yang dihadapi dan juga mampu menawarkan alternative pemecahannya.
Dengan adanya perkembangan zaman di era modern seperti sekarang ini, telah kita ketahui sangatlah berbeda dengan zaman-zaman terdahulu, buktin-ya dari pengalaman-pengalaman orang tua kita, bahwa zaman terdahulu tentang masalah pendidikan tinggi tidaklah begitu dipentingkan, karna menurut mereka lulusan SMA itu sudah cukup tinggi dalam penguasaan berbagai aspek ilmu pengetahuan.
Jadi pada zaman terdahulu jarang sekali Orang –Orang yang mempunyai ijazah Perguruan tinggi (Sarjana), “Kenapa…….!!! “karna hanya orang-orang yang mempunyai modal lah yang dapat melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi, yaitu seperti anak pejabat, anak lurah, anak camat, dan sebagainya.Sehingga dari sebagian banyak orang yang tidak melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi, mereka hanyalah seorang pekerja di pabrik-pabrik. Missalnya; sebagai security, sebagai operator dan juga hanya sebagai wirausaha yang ilmu pengetahuan di waktu SMA nya tidak berkembang dan jarang sekali diterapkan dalam kehidupan sehari-hari nya.Sehingga kebanyakan dari mereka mempunyai pola fikir yang bisa di bilang sempit, karna ia sudah merasa mampu menghasilkan uang yang dapat mencukupi kebutuhan dirinya sendiri, jadi dengan semua hasil yang mereka dapatkan hanyalah bertujuan untuk nikah semata, tidak mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi. Dan masih banyak juga di antara mereka hanya sebagai pengangguran.
maka dengan adanya pengalaman-pengalaman dari orang tua, kita dapat bercermin bahwa pada zaman terdahulu jarang sekali orang-orang yang dapat mampu melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi, jadi sebagian dari mereka banyak yang tidak memikirkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.Jadi marilah kita anggap itu sebagai motivasi agar lebih mementingkan masalah pendidikan. Terutama tentang ilmu pengetahuan yang dapat kita peroleh di pendidikan perguruan tinggi, yang nantinya dapat membantu kita untuk menuju kehidupan yang jauh lebih berbeda dari kedua orang tua kita. Oleh karna itu….. kita sebagai mahasiswa harus lah lebih meningkatkan segala macam ilmu pengetahuan, jadi cobalah mulai dari sekarang kita ubah prospek hidup kita untuk lebih teratur, maksudnya tidak selalu membuang-buang waktu untuk hal-hal yang kurang berguna. Selalu mencari apa saja yang kita tidak tahu. Selalu mengikuti Organisasi/seminar-seminar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi ( IPTEK) yang semata-mata hanya untuk meningkatkan skill dan kemampuan kita.
Karena untuk kedepannya, hanya mahasiswa/calon-calon sarjana Lah yang harus di tuntut untuk selalu berpikir logis, kritis dan sistematis. Cepat melakukan tindakan yang menurut mereka itu baik untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan. Karna hanya calon-calon sarjana lah yang diharapkan nantinya bisa lebih mengharumkan Citra nama baik bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju. Yaitu baik dari segi politik, perekonomian, dan juga pendidikan. Dan selalu siap bersaing dengan Negara Negara maju lainnya.

2. Kemampuan professional
Maksud dari kemampuan professional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Maka dengan kemampuan ini, para tenaga ahli memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. Jadi menurut saya pesan yang tersirat dari kata-kata diatas yaitu bahwa setiap mahasiswa diharuskan untuk memilih jurusan yang ia sukai. Karena dengan memilih jurusan yang di sukai/minati, maka disitu lah akan tumbuh rasa ke ingin tahuan yang sangat besar, terutama dalam mempelajari ilmu-ilmu pengetahuan yang mencakup jurusan yang telah dipilihnya. sehingga akan lebih memacu semangat untuk mencari ilmu pengetahuan yang lebih luas lagi.
Telah kita ketahui pada zaman di era modern seperti sekarang ini, bahwa banyak sekali 0rang-orang yang telah melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi. karna sebagian besar dari mereka hanya mengincar gelar sarjana nya saja. Tetapi tidak untuk lebih mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang profesinya.Mahasiswa haruslah mempunyai kesadaran untuk memikirkan masa depannya terutama dalam dunia pekerjaan. Biasanya dunia kerja itu kita tidak dapat lagi kesempatan untuk mencari ilmu sebanyak mungkin, karna disibukkan dengan segala macam pekerjaan. sehingga dunia kerja bisa di anggap sebagai individualisme, maksudnya segala apapun masalah yang terdapat didalam bidang pekerjaan, harus lah dapat kita selesaikan dengan sendiri tanpa campur tangan orang lain. Dan juga dituntut untuk menganalisa suatu bentuk permasalahan dengan cepat, simple, dan bermakna.
heeemm. . . .!!! “ disini berbicara tentang dunia pekerjaan ..”
okee  :: . . . ‘ saya akan mencoba untuk menjelaskan sedikit tentang dunia pekerjaan. Jadi dunia pekerjaan itu biasanya sering membutuhkan orang-orang yang terampil dalam suatu bidang. Dikarenakan perusahaan tersebut tidak mau menerima karyawan yang hanya memiliki gelar sarjana saja tetapi tidak mempuyai skill dan kemampuan yang khusus.

Misallnya pada perusahaan jepang. Biasanya perusahaan tersebut sangat membutuhkan karyawan yang mempunyai skill dan kemampuan tinggi dalam bidang ilmu pengetahuan terutama dalam berbicara bahasa jepang. Agar nantinya lebih memudahkan untuk berkomunikasi, dan juga interaksi .akan tetapi perusahaan tersebut tidak hanya melihat skill dan kemampuan dalam berbahasa jepang saja. Mereka juga melihat skill dan kemampuan dalam segala bidang ilmu pengetahuan. Itulah alasannya knapa setiap perusahaan mengadakan test setiap kali membutuhkan karyawan.
“Saya berharap ; . . . . . . ‘Semoga semua para mahasiswa atau calon-calon sarjana terutama jurusan teknologi industri, agar nantinya benar-benar serius menanggapi dunia pekerjaan. Karena telah kita ketahui dari tahun ke tahun perkembangan teknologi sangatlah semakin maju pesat. Sebelum terlambat yang harus kita persiapkan untuk pembekalan dalam dunia pekerjaan yaitu lebih meningkatkan segala macam ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang profesinya.

3. Kemampuan Personal
Kemampuan Personal dapat kita artikan sebagai kemampuan kepribadian. Maka dengan kemampuan ini tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukan sikap, dan tingkah laku, serta tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan, seta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap sebagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.
Secara garis besar kepribadian juga dapat diartikan sebagai ; tingkah laku, sifat, atau karakter seseorang yang timbul karna ada nya suatu pemikiran untuk berbuat segala sesuatu.
Dikatakan bahwa Setiap orang memiliki berbagai macam kepribadian akan tetapi setiap kepribadian seseorang tergantung dari jalan pemikiran orang tersebut, apakah ia seorang pelajar atau tidak….???
Contohnya…: “ seorang pelajar untuk melakukan segala sesuatu nya lebih dipikirkan terlebih dahulu sebelum berbuat, selalu mengidentifikasi segala masalah, cepat mengambil keputusan. Beda hal nya dengan seorang yang bukan dari golongan pelajar, biasanya jalan pemikirannya sangat berbeda baik dalam menyikapi segala masalah maupun dalam mengambil segala keputusan.
Seseorang yang biasanya mempunyai kemampuan personal yaitu dapat bekomunikasi secara efektif, kondusif dan efisien baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan luar. Mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, dapat menerima dan selalu belajar dari segala kritikan-kritikan yang telah diterimanya. Dan selalu berpikiran positip, melihat jauh kedepan, maksudnya belajar dari semua kesalahan-kesalahan yang lalu dan tidak mengulangi kesalahan taersebut diwaktu yang akan datang.
Akan tetapi tidak semua pelajar mempunyai kemampuan personal, itu dikarenakan tergantung dari semua ilmu pengetahuan dan juga kemampuan yang dimilikinya ,sehingga tidak merasa percaya diri, mudah putus asa dan juga tidak dapat bekomunikasi secara efektif, kondusif dan efisien baik dalam lingkungan pekerjaan maupun lingkungan pergaulan.

Sekianlah pembahasan ini saya buat, semoga bagi siapa saja yang membacanya dapat menjadi pelajaran untuk lebih meningkatkan dalam berbagai ilmu pengetahuan….trima kasih 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s