TUGAS 2 ( MENGENAL PERBEDAAN DARI TIAP-TIAP KARAKTER KEHIDUPAN MANUSIA )

Dalam kehidupan sehari-hari kita kenal ada tiga macam karakter terhadap lingkungan yang dimiliki oleh manusia, yaitu terdiri dari :
1. Individu
2. Keluarga
3. Dan masyarakat

Pembahasan yang pertama yaitu mengenai karakter individu, disini dikatakan bahwa individu sebagai kepribadian seseorang secara keseluruhan jiwa raga yang mempunyai ciri-ciri khas. Karakter individu lahir sejak seseorang berusia dini dimana ia masih belum bisa mengerti arti dari kehidupan. Dan juga belum dapat mengenal secara keseluruhan bagian-bagian dari lingkungan yang ada .
Maka dalam pembahasan ini akan menjelaskan tentang pembagian-pembagian individu yang dilihat berdasarkan psikologi,… yaitu ;

1. Massa vital yaitu dari usia 0.0 sampai kira-kira 2 tahun. Pada massa individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.
2. Massa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun, pertumbuhan anak dalam fungsi pancaindra, sebagai subyek yang mempunyai kebiasaan untuk menghendaki sesuatu.
3. Massa intelektual dari kira-kira 7 tahun sampai kira-kira 13 tahun atau 14 tahun. Adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit, amat realistik ingin tahu, ingin belajar, gemar membentuk kelompok sebaya.
4. Massa sosial, kira-kira umur 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20-21 tahun.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa inti dari pembagian-pembagian individu ini yaitu bahwa setiap karakter individu mengalami pertumbuhan, dimana arti dari pertumbuhan individu adalah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada.Misalnya pada seorang anak manusia yang baru saja terlahir dengan cirri-ciri dan bentuk fisik yang berbeda-beda, sehingga secara perlahan-lahan mereka belajar untuk mengenal secara keseluruhan bagian-bagian dari lingkungan yang ada, yang nanti nya akan menemukan berbagai hal dalam dunianya.

Setelah mereka mengenal dan memahami bagian-bagian dari lingkungan yang ada, maka mereka mulai menggunakan fungsi pancaindera nya untuk menghendaki segala sesuatu. Sehingga timbullah rasa ke ingintahuan yang besar, rasa ingin belajar dan senang berkumpul dengan teman sebaya nya. Jadi dimassa ini lah seorang anak dapat menangkap dengan cepat segala apapun yang didengar atau pelajari nya, dan biasanya orang tua lah yang sangat ikut berperan untuk menjaga dan mendidik anak nya agar mempunyai kepribadian yang baik. Akan tetapi yang menentukan kepribadian seorang anak baik atau buruknya itu tergantung dari didikan orang tua nya, Sehingga pada massa bersosialisasi mereka saling mempunyai kepribadian, sifat, dan karakter yang berbeda-beda, Disamping itu juga setiap anak pasti mempunyai cita-cita dan hobbi yang beraneka ragam.
Contohnya seorang anak yang mempunyai hobbi bermain bola, Tetapi tidak melihat dan mengikuti hobbi dari orang tua nya , itu dikarenakan pada massa pengenalan lingkungan terdahulunya , selalu dihadapkan oleh orang orang sekitar lingkungannya yang sering bermain bola.

Berbeda dengan seorang anak yang mempunyai hobbi membaca buku, itu dikarena kan pada massa pengenalan lingkungan terdahulunya, sering di didik dan di ajarkan oleh orang tua nya untuk rajin-rajin membaca buku, sehingga anak tersebut lebih gemar membaca buku di banding mempunyai hobbi bermain bola. Oleh karena itu setiap anak pasti mempunyai karakter individu yang berbeda-beda, baik dalam segi sifat, karakter maupun kepribadiannya.

Kemudian Lanjut kepada pembahasan yang kedua, yaitu mengenai karakter setiap keluarga, sebelum mengenal arti dari karakter keluarga, maka akan di jelaskan terlebih dahulu arti dari keluarga itu sendiri, jadi maksud dari keluarga disini adalah unit/satuan masyarakat terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Dan setiap masyarakat pasti mempunyai sebuah keluarga, bahwa telah kita ketahui keluarga juga dapat sebagai tempat atau wadah untuk saling berinteraksi, saling berbagi pengalaman serta dapat digunakan sebagai tempat curahan hati dan perasaan kita, baik sedih, susah, maupun senang.
Sebuah keluarga akan terwujud bila adanya seseorang yang sudah menikah kemudian mempunyai beberapa anak atau cucu. dalam sebuah keluarga seorang ayah lah yang sangat berperan untuk menjaga keharmonisan dan keutuhan rumah tangga. Contohnya seorang ayah yang di tuntut untuk mencari nafkah sebanyak-banyaknya yang bertujuan untuk menghidupi dan mencukupi segala kebutuhan-kebutuhan ekonomi baik istri dan maupun anak-anak nya.

dalam pembahasan ini, akan menjelaskan beberapa konsep-konsep terbentuk nya sebuah keluarga, yaitu:
1. Keluarga terdiri dari orang –orang yang bersatu karena ikatan perkawinan
2. Anggota suatu keluarga biasanya hidup bersama-sama dalam satu rumah dan mereka membentuk suatu rumah tangga ( household )
3. Keluarga itu merupakan satu kesatuan orang-orang yang berinteraksi dan saling berkomunikasi, yang memainkan peranan suami dan istri, bapak dan ibu
4. Keluarga itu mempertahan kan sebuah kebudayaan bersama yang sebagian besar berasal dari kebudayaan umum yang lebih luas

Bahwa telah kita ketahui maksud dari pembahasan nomer 1 sampai dengan nomer 3 yaitu seperti yang sering kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari didalam sebuah keluarga. Sedangkan maksud dari penjelasan nomer 4 yaitu bahwa setiap keluarga pasti membawa sebuah kebudayaan yang dimilikinya. Baik dari seorang suami maupun dari seorang istri yang nantinya akan di turunkan kepada anak-anaknya.

Dan pembahasan yang terakhir ini adalah pembahasan mengenai karakter setiap manusia dalam hidup bermasyarakat. Seseorang yang hidup bermasyarakat akan mempunyai banyak kenalan, banyak teman yang juga dapat berbagi dalam segala ilmu pengetahuan.
Sebelum materi pembahasan ini terlalu jauh maka sebaiknya terlebih dahulu kita jelaskan arti dari masyarakat itu sendiri. Jadi arti dari masyarakat yaitu sekelompok/kumpulan dari berbagai keluarga dalam suatu daerah yang di ketuai oleh seorang RT dan RW. Dimana seorang ketua bertugas untuk mempersatukan tali silturahmi antara keluarga yang satu dengan keluarga lainnya, yaitu sering diadakan nya perkumpulan/kegiatan pada setiap hari libur .
“Contohnya: mengadakan kegiatan gotong royong dalam pembangunan masjid, dimana setiap keluarga di wajibkan ikut kerja bakti dalam pembangunan masjid tersebut. Yang nanti akan menghasilkan hubungan sosialisasi yang baik antara keluarga satu dengan keluarga yang lainnya.

Demikian lah penjelasan-penjelasan dari setiap karakter manusia dalam kehidupannya. Semoga dari setiap pembahasan yang telah di tuangkan diatas bissa menjadi contoh pembelajaran kita sebagai makluk sosial yang sangat membutuhkan hubungan antara satu dengan yang lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s