TUGAS 3 ( PEMBAHASAN TENTANG PRILAKU PERSPEKTIF DALAM KEHIDUPAN SOSIAL DAN INDIVIDU )

Perspektif prilaku menyatakan bahwa prilaku sosial kita paling baik dijelaskan melalui perilaku yang secara langsung dapat diamati dan lingkungan yang menyebabkan perilaku kita berubah, Perbedaan utama dalam perspektif perilaku meletakkan struktur sosial ( makro ) sebagai perilaku sosial individu, sedangkan sebagian lebih memandang individu ( mikro ) merupakan agen yang aktif dalam membentuk perilakunya sendiri.

Yang telah kita ketahui bahwa Semua orang pasti pernah mengalami perubahan perilaku perspektif dalam kehidupannya, akan tetapi dari kebanyakan orang tidak menyadari akan perubahan perilaku dalam hidupnya, mereka hanya menganggap apa yang mereka lihat dan apa yang mereka rasakan itu sebagai sebuah pelajaran atau motivasi untuk mengikuti segala sesuatu yang dilihat atau dirasakannya.

contoh kecil saja, misalnya dalam kehidupan sebuah keluarga, dimana peran orang tua lah yang sangat di butuhkan oleh seorang anak,  sehingga seorang anak tahu apa yang harus dilakukan atau dikerjakan dalam kehidupan sehari-hari nya. Maka dari sini lah akan timbul perubahan sikap seorang anak dalam membentuk perilaku perspektif individunya.

Disini akan menjelaskan tentang bagaimana cara seorang anak membentuk perilaku perspektif individunya ( mikro ) didalam sebuah keluarga, langsung saja missalnya pada perilaku seorang ibu yang selalu aktif ikut pengajian dalam lingkungan  tempat tinggalnya, walaupun seorang ibu tidak pernah mengajari tentang agama kepada anaknya, akan tetapi secara tidak langsung kegiatan ini akan menumbuhkan sikap dan perilaku sang anak terhadap apa yang dilihat dalam keseharian sang ibu. Sehingga dalam diri sang anak akan mengalami perubahan sedikit demi sedikit untuk lebih mempelajari agama. Dari situlah timbul perubahan prilaku sang anak yang tidak di disadari dalam dirinya.

Kemudian lanjut kepada perubahan perilaku perspektif individu dalam kehidupan sosial ( makro ), missalnya pada sebuah kehidupan bermasyarakat yaitu adanya kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk membantu warganya yang kurang mampu, dan berbagai bantuan yang dapat di berikan kepada orang yang kurang mampu yaitu berupa pakaian-pakaian, sembako ,dan sejumlah uang. Meskipun bantuan tidak seberapa akan tetapi dapat meringankan kesusahan bagi setiap orang yang kurang mampu.

Contohnya : pada sebuah keluarga dimana mereka tinggal  serba kecukupan, dan seorang ayah yang aktif dalam penyelenggaraan bakti sosial tersebut lebih banyak menyalurkan dana untuk orang-orang yang kurang mampu, ia memang terkenal dengan kepeduliannya , ia juga tak pernah berhenti untuk mengajarkan kepada anak-anaknya agar saling berbagi kepada sesama , sehingga pada akhirnya anak-anaknya pun sadar akan semua kegiatan-kegiatan yang sedang dikerjakan oleh ayahnya yaitu sebuah kegiatan yang sangat mulia baik dimata orang banyak maupun dimata tuhan YME.

Serta menyadari  bahwa kepedulian itu memang penting dalam sebuah kehidupan. Maka dari situlah anak-anaknya berubah sikap dan sifatnya menjadi seseorang yang lebih mengutamakan kepentingan bersama. Dan tanpa disadari perilaku perspektif akan timbul kepada anak-anaknya,

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s